Bencana kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan TN Gn. Ciremai Blok Erpah Desa Cibuntu Kec. Pasawahan Kab. Kuningan Prov. Jawa Barat berhasil dipadamkan berkat dukungan dari berbagai stakeholders.
Peta bencana kebakaran hutan dan lahan di Gunung Ciremai. Foto : BPBD Kab. Kuningan. |
Lokasi kebakaran merupakan daerah perbukitan yang didominasi tumbuhan alang-alang dan perdu dengan kondisi lahan bebatuan pada ketinggian 300 -1600 mdpl. Sulitnya medan, banyaknya tanaman kering dan kencangnya tiupan angin menyulitkan pemadaman api secara manual yang dilakukan oleh petugas.
Areal yang terbakar meliputi Kawasan hutan TN Gn. Ciremai yang terbakar sementara diperkirakan seluas ± 1.310 Ha dan Kawasan Kebun Raya Kuningan yang terbakar diperkirakan seluas ± 19 Ha.
Upaya pemadaman kebakaran oleh petugas dan relawan secara manual. Foto : BPBD Kuningan. |
Upaya pemadaman kebakaran oleh petugas dan relawan secara manual. Foto : BPBD Kuningan. |
Petugas dari Cabang Dinas Kehutanan Wil. VIII bersama TNGC di lokasi kebakaran. |
Kebakaran dapat dikendalikan setelah mendapat bantuan helikopter dari BNPB. Heli Mi-8 mulai melakukan pembasahan di area Blok Panyusupan Batu Arca, Sigedong dan Cicangkrung sampai pukul 11.43 sebanyak 22 kali (88.00 liter).
Selanjutnya pada pukul 14.07 WIB Heli Mi-8 mulai melakukan pembasahan lahan area kebakaran (Water Bombing) kapasitas 4000 liter untuk pembasahan area yang sudah di Blok Panyusupan Batu Arca, Sigedong, dan Cicangkrung dilaksanakan sebanyak 21 kali (84.000 liter).
Heli Mi-8 mulai melakukan pembasahan di area kebakaran Gn. Ciremai. Foto : BPBD Kab Kuningan |
Heli Mi-8 mulai melakukan pembasahan di area kebakaran Gn. Ciremai. Foto : BPBD Kab Kuningan |
Pembasahan area kebakaran sudah selesai dilaksanakan sampai hari Senin tanggal 15 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB sebanyak 69 kali (276.000 liter). Dan pada pukul 18.00 WIB upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan kawasan TN Gn Ciremai telah selesai dilaksanakan dan Posko dibubarkan.
Sumber berita dan foto : rilis akhir Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan.